JMFF 2026 Hadirkan Ruang Eksplorasi Anak, Orang Tua Sambut Positif

JAKARTA — Di antara suara tawa dan seruan kecil penuh semangat, seorang bocah berusia sekitar lima tahun berdiri di depan simulator excavator dengan helm kuning yang sedikit miring di kepalanya. Ia menggenggam joystick, melirik ke kiri memastikan orang tuanya masih memperhatikan, lalu dengan serius mulai menggerakkan lengan alat berat di hadapannya. Tak lama, senyum lebar mengembang di wajahnya.

Pemandangan seperti ini berulang di hampir setiap sudut Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang digelar di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, pelaksanaan hari ketiga Sabtu (4/6/2026).

Mengenakan rompi dan helm keselamatan berwarna putih, anak-anak secara bergantian anak berlarian menyusuri Mining Zone yang khas dengan konsep underground mining, mencoba berbagai wahana yang mensimulasikan operasional pertambangan, atau duduk serius menyusun balok di area Mining Builder.

Di luar area permainan, antrean orang tua masih terus berdatangan mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut merasakan pengalaman bermain sambil belajar yang dirancang MIND ID bersama seluruh anggota Grup.

Bagi para orang tua yang hadir, JMFF 2026 terasa lebih dari sekadar hiburan liburan sekolah.

Chilla, 33 tahun, warga Jakarta, mengaku tidak menyangka acara ini bisa sebagus ini, apalagi terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. “Acaranya free of charge dan dapat goodie bag kalau bisa ngejalanin semua misi. Best banget!” ujarnya.

Weny Ardianti, 37 tahun, warga Depok, datang bersama anaknya yang langsung larut dalam sistem stamp yang mengharuskan mereka mencoba satu per satu wahana. “Seru banget sehari jadi junior miner. Ngumpulin stamp dengan cobain wahana yang seru bikin anak nggak cuma main, tapi juga belajar sedikit tentang dunia pertambangan,” katanya.

Yunita, 33 tahun, mengaku sempat harus bersabar mengantre tapi tidak menyesal. “Tadi sempat antre, tapi akhirnya dapat giliran juga. Anaknya senang banget main excavator dan wahana lainnya,” ujarnya.

JMFF 2026 menghadirkan berbagai wahana edukatif mulai dari Mining Zone, Excavator Real Simulator, Tunnel Laser, hingga Mining Builder, dan seluruhnya dirancang untuk mengembangkan kreativitas, motorik, serta pemahaman anak tentang proses industri pertambangan secara menyenangkan.

Orang Tua Juga Dapat Ruang Belajar

Sementara anak-anak sibuk menjelajahi zona demi zona, para orang tua mendapat ruang tersendiri. JMFF 2026 menyediakan sesi talkshow edukasi bersama psikolog serta layanan konsultasi gratis bekerja sama dengan Dig and Beyond memberi kesempatan bagi orang tua untuk mendiskusikan tumbuh kembang anak secara langsung.

Psikolog Ulfa Nurida menjelaskan bahwa anak membutuhkan ruang eksplorasi untuk mengenali minat dan bakatnya dan proses itu tidak bisa dipaksakan atau dipersingkat.

“Kalau kita bicara soal minat bakat, itu terkait dengan masa depan mereka. Tapi bagaimana kita sebagai orang tua bisa memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi, tetapi tetap terarah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengalaman langsung seperti yang ditawarkan JMFF justru menjadi salah satu cara efektif bagi anak untuk mengenal dirinya sendiri.

“Dengan mereka punya pengalaman langsung, mereka bisa merasakan apakah ini sesuatu yang mereka sukai, tertarik, atau justru terasa sulit,” katanya.

Lebih lanjurlt, Ulfa juga mencatat antusiasme anak-anak selama mengikuti kegiatan ini sebagai sinyal positif bahwa pendekatan belajar berbasis pengalaman bekerja dengan baik.

Terbuka untuk umum tanpa biaya masuk, JMFF 2026 masih berlangsung hingga 5 Juli 2026 di Lippo Mall Kemang dan dari antrean yang belum juga surut sejak hari pertama, tampaknya masih banyak junior miner yang belum sempat merasakan giliran mereka.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *