Info Daop 2 Bd
Kamis, 23 Juli 2026
Peringati Hari Anak Nasional, KAI Daop 2 Bandung Bersama Komunitas Railfans Gaungkan STOP Pelecehan Seksual di Transportasi Publik Kereta Api
Bandung (Jawa Barat), 23 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung bersama sejumlah Komunitas Railfans di wilayah Daop 2 Bandung menggelar kampanye STOP Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Ruang Publik, sebagai bentuk komitmen menciptakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh pelanggan, khususnya perempuan dan anak.
Kegiatan utama dilaksanakan melalui Talkshow dengan Tema ” Jadikan Kereta Api Tempat Aman Untuk Semua” yang berlangsung di Stasiun Bandung yang dilakukan oleh KAI bersama Komunitas Railfans Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), Kamis (23/7). Talkshow menghadirkan narasumber dari berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak, yakni EVP Daop 2 Bandung PT Kereta Api Indonesia (Persero) Hendra Wahyono, Dosen FISIP Universitas Padjadjaran Dr. Antik Bintari, S.IP., M.T., Perwakilan Komunitas IRPS Tantra Madhyastha Pradhana, serta Satuan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung, Cecep Suhendra, S.H.
Sebagai rangkaian kampanye yang sama, sosialisasi mengenai pencegahan pelecehan seksual di ruang publik juga dilaksanakan di Stasiun Cianjur oleh Komunitas Railfans Cianjur bersama Youth Advisory Group pada hari yang sama. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih berani mengenali, mencegah, serta melaporkan setiap bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan transportasi publik.
EVP Daop 2 Bandung PT Kereta Api Indonesia (Persero) Hendra Wahyono menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pelanggan tidak hanya berkaitan dengan aspek operasional perjalanan kereta api, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap seluruh pengguna jasa dari berbagai bentuk tindakan yang mengancam rasa aman selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api.
“Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ruang publik, termasuk transportasi kereta api, harus menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh pelanggan melalui berbagai upaya preventif, edukatif, dan kolaboratif bersama berbagai pemangku kepentingan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila melihat ataupun mengalami tindakan kekerasan maupun pelecehan seksual di lingkungan perkeretaapian,” ujar Hendra.
Hendra menambahkan bahwa kampanye ini juga bertujuan membangun budaya saling peduli di ruang publik. Pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kami percaya bahwa transportasi publik yang aman lahir dari kolaborasi. Oleh karena itu, kami mengapresiasi dukungan komunitas railfans, akademisi, aparat penegak hukum, serta organisasi kepemudaan yang bersama-sama mengedukasi masyarakat. Sinergi seperti ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan perjalanan kereta api yang semakin aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para narasumber memberikan edukasi mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual yang kerap terjadi di ruang publik, langkah pencegahan, pentingnya kepedulian terhadap korban dari tindakan pelecehan seksual, hingga mekanisme pelaporan apabila terjadi tindakan kekerasan atau pelecehan seksual.
KAI Daop 2 Bandung juga terus memperkuat sistem keamanan di lingkungan operasional melalui kehadiran petugas keamanan, CCTV di berbagai titik strategis stasiun dan dalam kereta, serta koordinasi intensif dengan aparat kepolisian guna memastikan pelanggan memperoleh rasa aman selama menggunakan layanan kereta api.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, KAI Daop 2 Bandung berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menghormati hak setiap individu dalam memperoleh rasa aman di ruang publik. Kampanye ini sekaligus menjadi ajakan bersama untuk menciptakan transportasi publik yang bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual, sehingga perempuan dan anak dapat bepergian dengan nyaman, aman, dan bermartabat.
Video Statement EVP Daop 2 Bandung
https://drive.google.com/drive/folders/1-KVp9R0Sa703pV55dSjU6rfvbA8WZLOT?usp=sharing
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

![[Aggregator] Downloaded image for imported item #16448](https://www.sotarduganews.co.id/wp-content/uploads/2026/07/public-345.avif)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #16421](https://www.sotarduganews.co.id/wp-content/uploads/2026/07/public-344.avif)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #16415](https://www.sotarduganews.co.id/wp-content/uploads/2026/07/public-342.avif)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #16418](https://www.sotarduganews.co.id/wp-content/uploads/2026/07/public-343.avif)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #16406](https://www.sotarduganews.co.id/wp-content/uploads/2026/07/public-339.avif)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #16409](https://www.sotarduganews.co.id/wp-content/uploads/2026/07/public-340.avif)
